Tidak seperti biasanya Indah terlihat gelisah,entah sudah berapa kali matanya menoleh kearah jam dinding "aah...kenapa ya hari ini berjalan lambat sekali,perasaan dari tadi jam itu gak jalan2.."yaa ampun Indah...mau seratus kali kau pelototi itu jam jalannya tetap saja sama,1 menit sama dengan 60 detik..percuma...lagian jam yang didepan itu jam datang,lebih 10 menit kalo mau lihat jam pulang tuuhh...yang nempel persis di belakang kamu yang telat 10 menit hahaha...."titin temannya menertawai Indah"iya nih dasar yang nyetel jamnya keterlaluan..klo datang lihat jam yang lebih cepat,tapi giliran jam pulang patokannya jam yang telat...yang korupsi waktu siapa ya..? hihihi...tawa Indah tertahan takut didengar pimpinannya"emang ada apa sih pengen buru2 pulang..ada janji?"enggak sih..udah mau pecah nih otak,kau tau sendiri bagaimana pusingnya aku menghadapi konsumen yang complain,barangnya minta besok harus diganti,padahal barang baru bisa diganti kalo yang rusak direturn dulu itu juga paling cepat 1 minggu..ihh..belum lagi para salesman minta tambahan order ditambah banyak barang datang..duuh..pengen kabur aja rasanya.."wajah Indah terlihat kesal.."Indah2...nikmati aja apa yang ada dihadapanmu,telan bulat2 hahaha...."lagi2 titin tertawa..."huuzz jangan kencang2 tertawanya..ntar bos marah tuuh.."biarin..marah juga paling cuma 10 menit hihihi...biar kamu cepat bisa pulangnya.."uuh...dasar...."satu yang disuka Indah pada temannya titin,selalu bercanda...membuat suasana kerja jadi relax.Meskipun Indah terhitung masih baru kerja disitu tapi dia telah akrab dengan rekan kerjanya.
Pas sore jam 3 Indah sudah kabur"ihh mumet banget...daripada ntar dirumah aku tambah pusing sama kelakuan yuri,mending aku mampir ke rumah sinta,udah lama juga aku gak ketemu lagi semenjak mereka duduk2 ditaman kota kemarin"Sinta adalah salah satu sahabat terbaik Indah,dulu mereka sama2 menuntut ilmu dikota Bandung,tapi sinta lebih dulu pulang kampung dan sekarang dia telah punya usaha sendiri,meskipun masih kecil2an tapi sinta terlihat sangat menyenangi usahanya itu yang merupakan salah satu hobbynya.."enak..gak ada atasan,gak ada perintah2 dan aturan2,mandiri..kalo perlu kita yang buka lapangan kerja buat orang lain"sinta pernah mengemukakan pendapatnya waktu Indah bertanya kenapa dia tidak mau kerja diperusahaan yang tiap bulan punya penghasilan tetap.Melihat Sinta,Indah seperti melihat dirinya sendiri ada banyak kesamaan dalam diri mereka,yang sedikit membedakan mungkin ketertutupan Sinta tentang perasaannnya..meskipun Indah sering curhat dan sinta selalu jadi pendengar yang baik,tapi belum pernah Indah mendengar sinta curhat,menceritakan masalahnya apalagi kalo sudah menyangkut cinta atau sekedar mengungkapkan perasaan suka pada seseorang..padahal setahu Indah banyak laki2 yang suka pada sinta,karena sinta orangnya pintar,enak diajak diskusi atau ngobrol,periang bahkan boleh dibilang humoris,dan wajahnyapun lumayan cantik.
"Assalamualaikum...lagi santai nih..."...waalaikumsalam....eh..Indah..iya nih jam segini biasanya emang lagi sepi..masuk say..""hmm say..sejak kapan panggil aku say..."Sinta tersenyum mendengar Indah protes atas panggilannya"mulai hari ini...hehehe..keberatan?''hei..aku jadi ingat dengan bapak2 yang kemaren kesini,dia bilang makasih Yang..,kupikir ini orang gak sopan amat panggil aku Sayang...ehh.. taunya potongan dari kata dayang,panggilan buat perempuan..hahahaha...''Indah dan sinta tertawa bebarengan"uuh.. itu sih kamu aja yang ke GRan..hahaha..."mending GR laah..daripada aku minder..apalagi embeeer hahaha....''begitulah kalau Indah sudah ketemu sama sinta..gak pernah lepas dari gelak tawa.Tapi tiba2 wajah sinta terlihat serius"Indah...menurut kamu,aku ini orangnya gimana sih.."Indah sedikit kaget dan heran dengan pertanyaan sinta"waah....ada apa ini..gak biasanya kamu serius.."kamu pengen jawaban jujur apa bohong..yang bagus2 apa yang buruknya''Indah mencoba bercanda"yah ampun In..seorang sahabat yang baik itu akan mengatakan yang benar bukan membenarkan perkataan...jujur aja apa adanya dalam pandangan kamu''sinta menyakinkan Indah untuk jujur menilainya''Ok..sahabatku...kamu lagi ada masalah ya.....?!!Kali ini Indah benar2 heran melihat perubahan sikap sinta,biasanya dia tidak pernah mau membicarakan perihal dirinya..''apanya yang gimana..kok aku jadi gak ngerti,setahu aku,kau baik,penyayang,sabar,humoris meskipun kadang cenderung introvert dan maaf..sedikit parno alias paranoid..."Indah berhati hati bicara takut sinta jadi tersinggung atas penilaiannya,sejenak sinta terdiam mendengar pendapat Indah"makasih In....penilaianmu feedback buat aku hehehe..,Alhamdulillah kalo kau menganggap aku baik dan mau menjadi sahabat terbaikku,untuk ketertutupanku,aku memang lebih memilih memendam perasaanku,karena aku takut akan ada penolakan bahkan aku takut jadi bahan tertawaan orang..''Indah melihat ada kejujuran dalam nada bicara sinta''kalo kau menganggap aku sahabat sejatimu kau gak perlu ragu apalagi malu untuk cerita...kalo boleh aku tau kau lagi jatuh cinta sama seseorang ya..siapa Sin...apa aku kenal orangnya?tapi kalau kau gak ingin membicarakannya,aku gak maksa...''Indah buru2 membendung keingintahuannya,jangan sampai sinta merasa terganggu"apa aku terlihat seperti lagi jatuh cinta..?"sinta balik bertanya."hhmm...aku gak tau karena kau terlalu pandai menyembunyikan perasaanmu..,tapi dari ucapanmu aku merasa kau lagi terlibat perasaan dengan seseorang...maaf..jika aku salah..''Indah memandangi wajah sinta lekat2 dan ada binar2 kebahagiaan dan juga kabut kegelisahan dimata sinta.
''apa aku terlihat seperti gampangan maksudku hal2 yang menyangkut harga diri seorang cewek''wajah sinta terlihat sedih..''Astaghfirullah...sinta...gak salah dengar nih kuping aku..?Indah kaget dengan perkataan sinta,karena setahu Indah,sinta adalah gadis baik2 bahkan agak religius dibandingkan dirinya''..hei...pertanyaanku yang tadi aja belum kau jawab kau malah menanyakan yang aneh2..siapa yang telah menuduh kamu serendah itu?Indah bertanya dengan nada marah,dia tidak terima sahabatnya telah dilecehkan orang.''tenang say...gak ada yang merendahkan atau melecehkan aku...''dia...maksud aku andi nama cowok itu tidak pernah bersikap kurang ajar..''''ooh..jadi namanya andi....kok aku gak enal sih..yang mana ya..orangnya..''timbul lagi sifat ingin tahu Indah..''kamu gak kenal karena aku kenalnya juga lewat facebook,sudah berjalan 6 bulan...gak sengaja,pertama aku tertarik karena dia berasal dari kota yang sama dengan orangtuaku..dan lebih dari 2 bulan semenjak kami berteman gak pernah ada kontak,kau tau sendiri aku paling malas buka facebook dan juga gak punya banyak waktu...''sinta memulai menceritakan awal perkenalannya.
Malam itu sinta online dan membaca status teman2nya,macam2 isinya ada yang sekedar menyapa,yang menulis kata2 puitis,yang patah hati,yang jatuh cinta yang ngomel2 juga ada,tapi yang lucu2 gak kalah banyaknya...dan dilayar komputernya ada chat dari seseorang yang bernama andi...dan hanya dalam waktu singkat,mereka telah akrab seperti telah kenal lama..mereka bertukar nomor ponsel dan berjanji untuk saling kontak.Dari perkenalan itu sinta tahu kalau andi telah bertunangan dan akan menikah di akhir tahun ini,tapi buat mereka itu tidak masalah,menjalin persahabatan tidak terbatas oleh ikatan apapun selagi masih berjalan pada tempatnya.Tiap kontak baik lewat layar komputer atau melalui telepon semakin membuat mereka akrab,sinta mulai menyukai gaya bicara andi yang blak2an,lucu tapi juga bisa diajak bertukar pikiran tentang hal2 yang serius..dan dari situ sinta mulai merasa nyaman.Entah siapa yang memulai keakraban itu mulai
berkembang kearah lain,sinta sendiri menganggap semuanya hanya keisengan belaka,bercanda sekedar buat main2,tidak dengan hati..karena mereka menyadari keadaan masing2 yang tidak memungkinkan untuk bermain hati,dan dari keisengan mereka berdua maka kata2 rindu,sayangpun bisa dengan mudahnya mereka ucapkan...dan itu sangat bertolak belakang dengan pribadi sinta selama ini,dia selalu menjaga jarak apalagi dengan orang yang baru dikenalnya....Tetapi seperti pepatah mengatakan jangan mendekati api kamu bisa terbakar nanti...seperti itulah yang kini sedang mereka alami,tanpa disadari setelah berapa kali mereka bertemu,sinta maupun andi mulai merasakan rindu yang sebenarnya,merasa kehilangan bila 2 hari saja tidak ada kabar..,mereka telah membiarkan hati masing2 ditaburi benih2 rindu yang berkembang menjadi bunga2 cinta...Dan pada saat mereka tersadar batas2 yang selama ini ada diantara mereka telah menorehkan luka bagi orang lain,tak lain tunangan andi dan juga orang yang selama ini dekat dengan sinta...
"In...aku telah memutuskan keisengan kami,dan aku minta andi tuk tidak lagi menghubungi aku,tapi sekarang aku jadi tersiksa sendiri,aku bingung...''sinta mengakhiri ceritanya.Indah hanya bisa terdiam sungguh diluar dugaan sinta punya cerita seperti itu,karena yang Indah tahu sinta orangnya gak gampang jatuh cinta,apalagi kalau dia sudah mengetahui ada batas yang akan menghalangi ''aku malu dengan diriku sendiri juga pada andi..kenapa aku harus terjebak oleh emosi sesaat,sampai pada detik ini,jujur aku..masih sayang padanya,dan yang membuat aku sedih andi jadi meragukan keputusannya tuk mengakhiri masa lajangnya...''suara sinta terdengar tertahan menahan emosinya.."aku sadar apa yang telah terjadi antara aku dan andi adalah sebuah kesalahan besar..aku butuh waktu untuk memperbaikinya...aku gak ingin jadi seorang pecundang..."Indah hanya terdiam gak bisa berkomentar,karena dia sadar...sungguh gampang berteori dan memberi nasehat pada orang lain,seperti semudah seorang komentator yang menganalisa suatu pertandingan,tapi buat yang sedang mengalami bukan perkara mudah memenage perasaan..."sinta...aku percaya..kau tahu apa yang harus kau lakukan dengan kedewasaan dan kelembutan hatimu kau mampu mengatasinya...tidak mudah karena ini menyangkut hati dan perasaan,waktu yang akan membantu kamu melupakannya..."Indah mencoba menenangkan sita dengan pandangan yang tidak menuduh atau menggurui."terus terang Ind..cukup berat,meskipun hubungan ini termasuk singkat tapi terasa dalam,aku telah bermain hati..dan ini adalah ujian bagiku dan terlebih buat andi..ini hanya sebuah godaan dan jangan sampai aku terjatuh dan menimbulkan luka dan melukai orang lain..."sinta mengakhiri curhatnya dengan mata yang berkaca kaca.."sinta.. jangan merasa bahwa kau wanita yang rendah karena jatuh cinta pada laki2 yang sudah menjadi milik orang lain,karena cinta adalah perasaan yang gak tau kapan datangnya dan itu bukanlah sebuah kesalahan,terlebih kalau kita bisa memenagenya kearah yang benar..dan merubahnya menjadi rasa persaudaraan...jadi punahkan rasa cinta itu dan arahkan kepada seseorang yang memang bisa kamu miliki..."Indah...kamu benar...buat apa mencintai kalau tidak bisa memiliki...ikhlaskan saja..inilah yang terbaik...thank ya Ind...aku sekarang merasa lega...semoga ini akan membuatku semakin matang dalam menjalani hidup.."sinta mencoba tersenyum meski masih terlihat hambar"kenangan indah masalalu hanya untuk dikenang,bukan untuk diingat ingat,aku akan berusaha melupakan cintaku yang kemarin karena kemarin adalah sejarah,esok adalah misteri...yang pasti saat ini adalah anugerah yang pantas untuk disyukuri.."
Diam diam dalam hati Indah menjerit..."yah...Tuhan...apa maksud dari semua ini,apa yang dialami sinta juga sekarang menimpa dirinya,dia bagai menasehati dirinya sendiri,hubungannya dengan aldi belakangan ini mulai semakin akrab lagi dengan sangat mudahnya mereka menjalin dan menyulam kembali keakraban itu,Indah tidak bisa membohongi perasaannya kalau dia juga masih menyimpan rasa sayang pada Aldi..."aku harus bisa mengikhlaskan apa yang sudah tidak mungkin aku miliki ...jangan sampai aku dan Aldi terperangkap oleh kenangan masalalu..."tak disangka sudut mata Indah telah mengalir butiran airmata,buru2 dihapusnya jangan sampai sinta melihatnya,ini adalah rahasia hatinya...yang sedang mencoba bermain hati.....
dan haripun meranjak sore...hari esok tetaplah sebuah misteri milik Sang Pencipta,tetapi esok juga adalah harapan yang harus diraih.....Sahabat,,,Tetap Semangat...!!!
(Pilang dimalam hari ditemani suara kodok yang entah sedang bernyanyi atau sedang bersedih 15122011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar