

masih..disini mencoba berdiri diterpa kencangnya angin musim kemarau,diantara daun2 yang mulai mengering,bersama kebisuan yang membeku,ditemani gejolak kegelisahan yang memporak porandakan perasaan....merpati putih adakah engkau telah ingkar janji,disaat kepak indahmu dirusak oleh panasnya sengat mentari dan dinginnya udara malam hari,tahukah kamu kabar yang kau bawa adalah separuh jiwa yang hilang..?...masih disini mencoba melangkah meski tertatih,diantara ombak yang berlarian menepi,diantara pasir & bebatuan yang diam tak peduli..adakah perahu kertas itu telah terkoyak oleh tingginya gelombang,yang tenggelam merapuh tak berdaya,terhanyut ke samudra tak berujung kehilangan arah..apakah asa yang kau bawa jatuh berkeping,hancur dan akhirnya terkubur..?..merpati putih & perahu kertas,dsini masih menunggumu....disana dikaki langit matahari mulai mengakhiri hari,kemilau sinarnya memantulkan semburat warna jingga...anggun,agung,indah,rupawan tak cukup berjuta kata tuk mengungkapkannya....kini tetes airmata bukan lagi karena luka hati,yang ada hanya rasa haru,takjub & rasa malu pada sang Pencipta..haru yang menyeruak akan keindahan,kesempurnaan kasih & sayangNYA yang tiada henti...Subhanallah...,rasa malu yang menikam diri atas keinginan yang tak terkendali....Astaqfirullah...tak semestinya hati dibuat sedih,sedangkan disekelilingmu begitu banyak nikmat hidup yang harus disyukuri....merpati putih jangan kau peduli lagi terbanglah ikuti kata hati,berlayarlah perahu kertas kemanapun arah tujuan kau ingin berlabuh...percayalah..semua yang ada tidak ada yang sia2,semua kisah menyiratkan makna,semua berjalan diatas takdirNYA....senjapun kini telah pergi,tetapi harapan & langkah ini tak akan berhenti....hingga sampai dibatas janji (pantai tanjong pendam 13092011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar